Friday, December 5, 2014

Nikmati

dadanya penuh
menahan gemuruh
rindu

tangannya penuh
menggenggam teguh
pilu

biarlah
ia kecup sejenak
ia pilah sebentar
sebelum matahari memaksanya berkeringat

kita nikmati bersama bunga
sebagai saksi
kehidupan yang sekali ini



Wednesday, April 23, 2014

BIAS LAMPU DI ASPAL BASAH

dalam setiap inci jalanan kasar ini kubenamkan semua
tetap akan ada kesempatan baru untuk si pecundang
akan kucatat semua perjalanan waktuku
akan ku kacaukan semua yang lalu!


dalam kebingungan 
semua terlintas.
cepat dan hangat!

aku menghadapi dunia baruku:
disambut bias lampu jalanan malam ini .

Friday, April 11, 2014

aku ingin tertidur malam ini, mata senduku
jiwanya terasa hangat bersandar
aku berharap dia pergi

aku ingin tertidur malam ini, mata senduku
berharap angin laut menghembuskan doaku
dan rindu terselip itu

aku ingin tertidur malam ini, mata senduku
jangan biarkan henungan malam untuknya lagi